Senin, 26 Januari 2015

Pemerintah AS Keluarkan Warning Cegah Keracunan Apel di Indonesia

Pemerintah AS Keluarkan Warning Cegah Keracunan Apel di Indonesia
Pemerintah AS keluarkan warning cegah keracunan apel di Indonesia 
Di Amerika Serikat kasus seseorang terkena penyakit listeriosis akibat keracunan apel karamel sedang marak terjadi. Pemerintah Amerika Serikat telah memberi notifikasi peringatan kepada semua negara pengimpor apel, termasuk Indonesia untuk melakukan pencegahan penyakit itu.
Dikatakan Kepala Badan Karantina Pertanian di bawah naungan Kementerian Pertanian RI, Banun Harpini, tanggal 21 Januari 2015 Indonesia menerima notifikasi dari pemerintah Amerika Serikat, yang berisi permintaan agar para mitra dagang USA mengambil langkah pencegahan kejadian penyakit listeriosis.
"Tanggal 21 Januari 2015 kami terima notifikasi. Pemerintah Amerika Serikat telah mengambil penarikan dan meminta negara-negara melakukan tindakan penyakit listoriesis," ujar Banun di Kantor Kementerian Pertanian RI, Ragunan, Jakarta (26/1/2015)
Diketahui, penyakit itu disebabkan oleh bakteri listeria monocygenes yang terdapat pada produk buah apel segar. Sementara di Amerika Serikat, buah apel segar diolah menjadi camilan karamel apel bermerk Happy Apel, Carnival dan Merbs Candy.
"Terjadi kasus ini hanya pada produk olahan caramel apel brand. Untuk apel segar belum ditemukan laporan yang membahayakan," imbuhnya
CDC Amerika Serikat melaporkan pada Januari 2015, ada beberapa pasien yang terinfeksi listeria dan tiga meninggal. Terjadi di 11 negara bagian Amerika Serikat.
Agar penyakit ini tak menambah jumlah korban, perusahaan pengemasan Bidart Bros, California, secara sukarela menarik produknya Granny Smith dan Gala dari pasaran, karena dugaan kontaminasi bakteri tersebut.

Sumber

10 Produk Laptop Terbaik di 2015 (1)

10 Produk Laptop Terbaik di 2015 (1)
10 Produk Laptop Terbaik di 2015

CALIFORNIA - Setiap vendor menawarkan laptop besutannya dengan spesifikasi yang berbeda dan harga yang berbeda pula. Ada pertimbangan dalam memilih laptop, tidak hanya soal spesifikasi, tetapi juga banderol harga yang ditawarkan oleh perusahaan.
Dilansir Businessinsider, Minggu (25/1/2015), berikut sejumlah laptop terbaik yang bisa Anda beli di 2015.
MacBook Air
MacBook Air menawarkan bodi tipis dan ringan dan performa yang diklaim sangat baik dengan baterai yang tahan lama. Dalam sebuah review, PCMag mengungkap bahwa laptop dengan layar 11 dan 13 inci ini bisa bertahan lebih dari 10 jam. Perangkat ini dibanderol dengan harga USD899.
MacBook Pro dengan Display Retina
Laptop ini diklaim memiliki kualitas layar terbaik, yang pernah dibuat oleh Apple. Ada perbedaan antara laptop 13 inci MacBook Air dan MacBook Pro. Dengan banderol USD300 lebih mahal pada MacBook Pro, laptop ini menghadirkan kecepatan prosesor dan grafis yang lebih baik. MacBook Pro dengan Display Retina dijual dengan harga USD1.299.
Dell XPS 13
Dell XPS 13 tampil dengan layar sentuh beresolusi 3.200 x 1.800 dengan teknologi 'infinity display'. Sama-sama memiliki portabilitas yang mengesankan seperti MacBook Air, tetapi Dell XPS 13 hadir dengan OS Windows dan banderol harga yang lebih rendah. Laptop ini diklaim dapat bertahan selama 12 jam dan dibanderol USD100 lebih murah dibandingkan MacBook Air 11 inci.
Lenovo ThinkPad X240
ThinkPad X240 memiliki bodi yang sedikit lebih berat, tetapi laptop ini dibekali keyboard yang nyaman dan sensor sidik jari. Menurut review ZDNet dan PCMag, Lenovo menawarkan beberapa konfigurasi berbeda pada laptopnya dan dua baterai yang bisa membuat perangkat tahan hidup 15 jam setelah pengisian penuh. Laptop yang dibanderol USD854 ini memiliki resolusi layar 1.366 x 768 piksel.
Toshiba Chromebook 2
Laptop Chromebook terbaru buatan Toshiba diklaim hadir dengan banderol sangat terjangkau dan ketahanan baterai yang sangat baik. Laptop ini juga memiliki tampilan layar yang mengesankan dengan harga USD250.

Sumber

Anang-Ashanty Gelar Akikah Anak

Anang-Ashanty Gelar Akikah Anak
Anang-Ashanty gelar akikah anak 
DEPOK - Anang Hermansyah dan Ashanty mengelar akikah anaknya, Arsy Addara Musicia Nurhermansyah di kediamannya kawasan Cinere, Depok, Jawa Barat. Akikah digelar secara sederhana, sebab akikah secara Islam telah dilakukan beberapa hari lalu.
"Di hari 40 hari Arsy, kita akikah. Kalau potong kambingnya dari kapan, cuma kita serahin di masjid. Ini acaranya saja, nanti setengah empat ada organ tunggal, kita menghibur nyanyi. Terpenting keluarga dan teman dekat datang," kata Ashanty, Minggu (25/1/2015).
Sebelum masuk ke acara inti, acara dimulai dengan pengajian oleh ibu-ibu warga sekitar kediaman Anang dan Ashanty. Acara sengaja dipisahkan antar proses akikah dan syukuran, agar semua teman bisa menikmati acara ini.
"Kita sengaja pisahin, karena enggak bisa tampung mereka semua. Tadi cuma teman-teman pengajian saja, nanti teman dekat sore baru datang," lanjut Anang.
Anang, Ashanty, Aurel, Azriel, dan Arsy kompak menggunakan kemeja dan kaftan. Menandakan kekompakan dalam satu keluarga harmonis.
"Semuanya kebetulan sahabat aku yang bikinin. Kita kembaran berlima, dibuatin juga mepet. Alhamdulillah bagus," tutup Ashanty

Sumber

Kamis, 15 Januari 2015

Rasakan Sensasi Ponsel Tangguh Sony Harga Ekonomis

Rasakan Sensasi Ponsel Tangguh Sony Harga Ekonomis
Rasakan Sensasi Ponsel Tangguh Sony Harga Ekonomis 
Awal tahun 2015, Okezone kedatangan produk review dari generasi ponsel kelas menengah Sony yang dilabelkan dengan nama seri Xperia M2 Aqua. Meski masuk dalam keluarga ponsel di kelas middle-end tidak lantas Aqua ini hanya memiliki fitur standar seperti ponsel di kelasnya.
Seperti halnya pada seri di kelas pemium lainnya, kali ini juga Sony menempatkan fitur waterproofing pada Xperia M2 Aqua. Hal tersebut dibuktikan Sony bahwa seri ini mendapatkan sertifikasi IP68 dari badan elektronik dunia bahwa M2 Aqua memilki ketahanan terhadap air dan debu.
Xperia M2 Aqua bisa dibilang sebagai produk andalan Sony dalam hal persaingannya oleh produsen ponsel China, terutama untuk produk di kelas menengah. Hal tersebut jelas terlihat dari tawaran harga yang dibanderol Sony sekira Rp3,5 jutaan.
Namun demikian, ponsel menengah dengan fitur ketahanan air dan debu yang tersertifikasi ini, terasa sangat kaku dalam hal tampilan fisik. Berikut akan Okezone kutipkan hasil dari ulik yang dilakukan.

Omni Balance
Perihal desain yang diadopsi oleh Sony untuk Xperia M2 Aqua ini adalah fitur desain yang memiliki nama omni balance. Desain ini pertama kali diperkenalkan saat Sony menghadirkan generasi pertama Xperia Z, diperuntukan untuk ponsel yang membawa OS Android Jelly Bean.
Tampilan ciri khas dari mono balance sendiri, selain terletak dari segi warna yang selalu hadir dengan warna dominasi hitam. Lainnya adalah lampu notifikasi yang hadir dalam bentuk garis di bawah layar, lampu ini bekerja sebagai adanya pemberitahuan masuk.
Tampilan yang disajikannya terlihat elegan, namun sayangnya masih terasa kaku. Hal tersebut jelas terlihat dari desainnya yang terlihat kotak, tampilan yang hampir semuanya diadopsi oleh jajaran keluarga seri Xperia Z. Desain ujung bodi dibuat dengan bentuk sudut yang menumpul, serta desain sisi bodi yang juga dibuat landai. Desain landai ini memang cukup nyaman untuk gengaman satu tangan, ditambah ketebalannya yang tidak berlebih, sehingga terasa lebih ergonomis.
Pada bagian sisi kanan bodi diletakkan tombol power, sejajar dengan tombol volume (+/-) yang juga ada tombol shutter untuk langsung mengaktifkan kamera meski kondisi ponsel dalam modus logscreen/ standby. Setiap bagian lubang ditutup dengan penutup karet yang rapat, seperti halnya slot Micro SD, serta slot untuk SIM Card yang ada.
IP68 Certificate
Sertifikasi IP68 dikeluarkan langsung oleh badan elektronik dunia International Electrotechnical Commission (IEC), mengartikan bawa sebuah perangkat ini telah ditandai secara internasional dan diakui bahwa mampu bertahan dari debu dan air.
Memang biasanya Sony menerapkan daya tahan yang tersertifikasi hanya untuk produk di kelas premium saja. Dan Xperia M2 Aqua adalah produk pertama yang hadir di kelas menengah, mampu memiliki ketahanan dari debu dan air. Dalam label sertifikasi diinformasikan bahwa perangkat IP68 hadir dengan daya tahan untuk digunakan di kedalaman air 1 hingga 2 meter, selama 1 jam.

Screen
Pada bagian layar, Sony menggunakan dimensi layar 4,8 inci dengan panel LCD jenis IPS. Mendukung resolusi layar qHD (960x540 piksel). Memang tidak bisa dibilang buruk, namun sayangnya dari seri ponsel lain di bawah harga yang di tawarkan Xperia M2 Aqua sudah menawarkan dukungan 720p. Seperti halnya pada seri Asus Zenfone 5, dengan harga dibawah kiraan RP 3 juta memiliki resolusi lebih tinggi dari M2 Aqua.
Namun, kelemahan itu dibayar Sony dengan menempatkan panel LCD jenis IPS di dalamnya. Panel mampu memberikan transisi warna tanpa gradasi di sudut pandang yang berbeda-beda. Tampilan kualitas warna tidak menurun, meski pengguna melihatnya dari sisi samping layar/ sudut 170 derajat sekalipun.

Userinterface/ UI
Sony mengandalkan sistem operasi Android 4.4 KitKat dengan antarmuka kustom kembangannya sendiri. Meski tidak memiliki nama antarmuka khusus, namun dari sisi tampilan desain yang diberikannya terlihat lebih atraktif dan userfriendly.
Tampilan antarmuka yang terlihat bersih dan mudah untuk diakses, karena tampilan menghadirkan sistem swipe dari tepi bodi untuk memudahkannya mengorganisir aplikasi. Setiap aplikasi yang ada dapat di manajemen, baik diurutkan berdasarkan nama, waktu instal, sering digunakan maupun aplikasi bawaan langsung.
Namun demikian, yang cukup menarik adalah pada fitur kunci layar yang dibuat lebih mudah. Pengguna bisa membuka mode logscreen untuk langsung mengakses aplikasi tertentu. Hal ini juga termasuk pada tampilan pemberitahuan yang berada di atas layar, di dalamnya pengguna bisa melakukan organisir pemberitahuan masuk maupun menu ‘Quick Setting’.

Kamera
Seperti pada jajaran smartphone Sony di generasi Xperia lainnya, pengguna juga akan mendapatkan banyak mode yang menyenangkan pada fitur kamera. Namun sayangnya, kualitas gambar masih terbilang standar, karena hasil diberikan masih menampakkan banyak noise.
Dalam keadaan default, M2 Aqua menggunakan modus ‘otomatis superior’ yang akan aktif secara otomatis. Meski sebenarnya, pengguna bisa juga mengaktifkan mode lain di dalam kamera, seperti halnya Manual, Efek AR, Efek Gambar, Timeshift burst, Social Live, Panorama dan Perbaikan.
Selain mode/ fitur standar bawaan kamera langsung, Sony juga memberikan keluasan bagi pengguna untuk bisa menambah fitur lainnya ke dalam kamera melalui akses langsung ke aplikasi (tombol virtual di pojok kanan layar). Aplikasi tambahan yang bisa didapatkan tersebut juga bisa langsung diakses dari menu ‘Sony Select’.
Sony Xperia M2 Aqua hadir dengan resolusi sensor kamera sebesar 8MP, hadir dalam tampilan pilihan rasio (16:9 dan 4:3). Nilai aperture yang dimilikinya adalah sebesar F/2.4 tidak cukup memiliki kontras tinggi, namun pengguna bisa memanfaatkan fitur LED Flash untuk penambahan cahaya saat pengambilan gambar.
Selain itu juga, sistem pengambilan gambar/ shutter terasa lebih lambat jika dibandingkan dengan seri premium atau jajaran Xperia Z lainnya. Meskipun untuk mendapatkan/ mengaktifkan kamera langsung pengguna bisa mengaksesnya dari tombol shutter yang ada. Sehingga memungkinkan untuk tidak lagi melakukan proses panjang untuk sekedar mengaktifkan kamera.

Performance
Xperia M2 Aqua dibekali dengan prosesor Quad Core Snapdragon 400, memiliki kecepatan 1,2GHz. Selain itu juga ada dukungan dari memori RAM sebesar 1GB, difungsikan untuk membantu sistem cepat mengolah instruksi program yang diakses pengguna.
Dalam ujicoba yang Okezone lakukan untuk menilai hasil benchmark dari aplikasi Antutu, M2 Aqua tercatat hanya memiliki skor sebesar 18.960, nilai ini diinformasikan masih berada di bawah dari pesaingnya yaitu Xiaomi Redmi Mi2 meski beberapa penilaian lain M2 Aqua sedikit lebih unggul.
Untuk sekedar memainkan game jenis HD, Xperia M2 masih mampu menampilkannya dengan baik. Hanya saja, beberapa tampilan skeman kurang begitu memberikan gambar yang nyaman. Masih ada sedikit gradasi yang terasa ketika bermain game HD, Armored Car.
Selain itu juga, memori penyimpanan yang tercatat dalam ponsel adalah sebesar 5GB (tercatat dalam sistem info). Namun demikian, pengguna hanya bisa menggunakan kapasitas memori sebesar 3,13GB, karena selebihnya sudah terpakai oleh sistem.

Kelebihan
- ¬Mampu digunakan untuk komunikasi saat hujan
- Kamera foto di dalam kolam renang
- Tidak memerlukan lapisan pelindung layar lagi
- Akses kamera yang cepat
- Harga yang terjangkau dengan fitur tahan air dan debu
Kekurangan
- Tampilan ponsel yang terlihat kaku
- Layar yang kurang cerah dan sedikit bernoda
- Kurang respontif saat digunakan dalam keadaan basah
- Hasil foto yang masih terasa noise yang cukup besar

Sumber