Kamis, 15 Januari 2015

Rasakan Sensasi Ponsel Tangguh Sony Harga Ekonomis

Rasakan Sensasi Ponsel Tangguh Sony Harga Ekonomis
Rasakan Sensasi Ponsel Tangguh Sony Harga Ekonomis 
Awal tahun 2015, Okezone kedatangan produk review dari generasi ponsel kelas menengah Sony yang dilabelkan dengan nama seri Xperia M2 Aqua. Meski masuk dalam keluarga ponsel di kelas middle-end tidak lantas Aqua ini hanya memiliki fitur standar seperti ponsel di kelasnya.
Seperti halnya pada seri di kelas pemium lainnya, kali ini juga Sony menempatkan fitur waterproofing pada Xperia M2 Aqua. Hal tersebut dibuktikan Sony bahwa seri ini mendapatkan sertifikasi IP68 dari badan elektronik dunia bahwa M2 Aqua memilki ketahanan terhadap air dan debu.
Xperia M2 Aqua bisa dibilang sebagai produk andalan Sony dalam hal persaingannya oleh produsen ponsel China, terutama untuk produk di kelas menengah. Hal tersebut jelas terlihat dari tawaran harga yang dibanderol Sony sekira Rp3,5 jutaan.
Namun demikian, ponsel menengah dengan fitur ketahanan air dan debu yang tersertifikasi ini, terasa sangat kaku dalam hal tampilan fisik. Berikut akan Okezone kutipkan hasil dari ulik yang dilakukan.

Omni Balance
Perihal desain yang diadopsi oleh Sony untuk Xperia M2 Aqua ini adalah fitur desain yang memiliki nama omni balance. Desain ini pertama kali diperkenalkan saat Sony menghadirkan generasi pertama Xperia Z, diperuntukan untuk ponsel yang membawa OS Android Jelly Bean.
Tampilan ciri khas dari mono balance sendiri, selain terletak dari segi warna yang selalu hadir dengan warna dominasi hitam. Lainnya adalah lampu notifikasi yang hadir dalam bentuk garis di bawah layar, lampu ini bekerja sebagai adanya pemberitahuan masuk.
Tampilan yang disajikannya terlihat elegan, namun sayangnya masih terasa kaku. Hal tersebut jelas terlihat dari desainnya yang terlihat kotak, tampilan yang hampir semuanya diadopsi oleh jajaran keluarga seri Xperia Z. Desain ujung bodi dibuat dengan bentuk sudut yang menumpul, serta desain sisi bodi yang juga dibuat landai. Desain landai ini memang cukup nyaman untuk gengaman satu tangan, ditambah ketebalannya yang tidak berlebih, sehingga terasa lebih ergonomis.
Pada bagian sisi kanan bodi diletakkan tombol power, sejajar dengan tombol volume (+/-) yang juga ada tombol shutter untuk langsung mengaktifkan kamera meski kondisi ponsel dalam modus logscreen/ standby. Setiap bagian lubang ditutup dengan penutup karet yang rapat, seperti halnya slot Micro SD, serta slot untuk SIM Card yang ada.
IP68 Certificate
Sertifikasi IP68 dikeluarkan langsung oleh badan elektronik dunia International Electrotechnical Commission (IEC), mengartikan bawa sebuah perangkat ini telah ditandai secara internasional dan diakui bahwa mampu bertahan dari debu dan air.
Memang biasanya Sony menerapkan daya tahan yang tersertifikasi hanya untuk produk di kelas premium saja. Dan Xperia M2 Aqua adalah produk pertama yang hadir di kelas menengah, mampu memiliki ketahanan dari debu dan air. Dalam label sertifikasi diinformasikan bahwa perangkat IP68 hadir dengan daya tahan untuk digunakan di kedalaman air 1 hingga 2 meter, selama 1 jam.

Screen
Pada bagian layar, Sony menggunakan dimensi layar 4,8 inci dengan panel LCD jenis IPS. Mendukung resolusi layar qHD (960x540 piksel). Memang tidak bisa dibilang buruk, namun sayangnya dari seri ponsel lain di bawah harga yang di tawarkan Xperia M2 Aqua sudah menawarkan dukungan 720p. Seperti halnya pada seri Asus Zenfone 5, dengan harga dibawah kiraan RP 3 juta memiliki resolusi lebih tinggi dari M2 Aqua.
Namun, kelemahan itu dibayar Sony dengan menempatkan panel LCD jenis IPS di dalamnya. Panel mampu memberikan transisi warna tanpa gradasi di sudut pandang yang berbeda-beda. Tampilan kualitas warna tidak menurun, meski pengguna melihatnya dari sisi samping layar/ sudut 170 derajat sekalipun.

Userinterface/ UI
Sony mengandalkan sistem operasi Android 4.4 KitKat dengan antarmuka kustom kembangannya sendiri. Meski tidak memiliki nama antarmuka khusus, namun dari sisi tampilan desain yang diberikannya terlihat lebih atraktif dan userfriendly.
Tampilan antarmuka yang terlihat bersih dan mudah untuk diakses, karena tampilan menghadirkan sistem swipe dari tepi bodi untuk memudahkannya mengorganisir aplikasi. Setiap aplikasi yang ada dapat di manajemen, baik diurutkan berdasarkan nama, waktu instal, sering digunakan maupun aplikasi bawaan langsung.
Namun demikian, yang cukup menarik adalah pada fitur kunci layar yang dibuat lebih mudah. Pengguna bisa membuka mode logscreen untuk langsung mengakses aplikasi tertentu. Hal ini juga termasuk pada tampilan pemberitahuan yang berada di atas layar, di dalamnya pengguna bisa melakukan organisir pemberitahuan masuk maupun menu ‘Quick Setting’.

Kamera
Seperti pada jajaran smartphone Sony di generasi Xperia lainnya, pengguna juga akan mendapatkan banyak mode yang menyenangkan pada fitur kamera. Namun sayangnya, kualitas gambar masih terbilang standar, karena hasil diberikan masih menampakkan banyak noise.
Dalam keadaan default, M2 Aqua menggunakan modus ‘otomatis superior’ yang akan aktif secara otomatis. Meski sebenarnya, pengguna bisa juga mengaktifkan mode lain di dalam kamera, seperti halnya Manual, Efek AR, Efek Gambar, Timeshift burst, Social Live, Panorama dan Perbaikan.
Selain mode/ fitur standar bawaan kamera langsung, Sony juga memberikan keluasan bagi pengguna untuk bisa menambah fitur lainnya ke dalam kamera melalui akses langsung ke aplikasi (tombol virtual di pojok kanan layar). Aplikasi tambahan yang bisa didapatkan tersebut juga bisa langsung diakses dari menu ‘Sony Select’.
Sony Xperia M2 Aqua hadir dengan resolusi sensor kamera sebesar 8MP, hadir dalam tampilan pilihan rasio (16:9 dan 4:3). Nilai aperture yang dimilikinya adalah sebesar F/2.4 tidak cukup memiliki kontras tinggi, namun pengguna bisa memanfaatkan fitur LED Flash untuk penambahan cahaya saat pengambilan gambar.
Selain itu juga, sistem pengambilan gambar/ shutter terasa lebih lambat jika dibandingkan dengan seri premium atau jajaran Xperia Z lainnya. Meskipun untuk mendapatkan/ mengaktifkan kamera langsung pengguna bisa mengaksesnya dari tombol shutter yang ada. Sehingga memungkinkan untuk tidak lagi melakukan proses panjang untuk sekedar mengaktifkan kamera.

Performance
Xperia M2 Aqua dibekali dengan prosesor Quad Core Snapdragon 400, memiliki kecepatan 1,2GHz. Selain itu juga ada dukungan dari memori RAM sebesar 1GB, difungsikan untuk membantu sistem cepat mengolah instruksi program yang diakses pengguna.
Dalam ujicoba yang Okezone lakukan untuk menilai hasil benchmark dari aplikasi Antutu, M2 Aqua tercatat hanya memiliki skor sebesar 18.960, nilai ini diinformasikan masih berada di bawah dari pesaingnya yaitu Xiaomi Redmi Mi2 meski beberapa penilaian lain M2 Aqua sedikit lebih unggul.
Untuk sekedar memainkan game jenis HD, Xperia M2 masih mampu menampilkannya dengan baik. Hanya saja, beberapa tampilan skeman kurang begitu memberikan gambar yang nyaman. Masih ada sedikit gradasi yang terasa ketika bermain game HD, Armored Car.
Selain itu juga, memori penyimpanan yang tercatat dalam ponsel adalah sebesar 5GB (tercatat dalam sistem info). Namun demikian, pengguna hanya bisa menggunakan kapasitas memori sebesar 3,13GB, karena selebihnya sudah terpakai oleh sistem.

Kelebihan
- ¬Mampu digunakan untuk komunikasi saat hujan
- Kamera foto di dalam kolam renang
- Tidak memerlukan lapisan pelindung layar lagi
- Akses kamera yang cepat
- Harga yang terjangkau dengan fitur tahan air dan debu
Kekurangan
- Tampilan ponsel yang terlihat kaku
- Layar yang kurang cerah dan sedikit bernoda
- Kurang respontif saat digunakan dalam keadaan basah
- Hasil foto yang masih terasa noise yang cukup besar

Sumber

0 komentar:

Posting Komentar